Batak punya Makanan khas simple

Batak Punya Makanan Khas Simple Dan Rasanya Oke Punya

Makanan ciri khas Batak memiliki banyak jenis macamnya sebab jumlahnya suku Batak. Mulai suku Batak Toba sampai suku Batak Mandailing mempunyai keunikan setiap terhitung kulinerannya. Di bawah ini beberapa macam kulinerannya.

Dali Ni Horbo

Makanan ciri khas Batak terpopuler dan telah memperoleh nama selaku makanan unik di Indonesia ialah dali ni horbo. Kemungkinan kedengar sedikit asing namun bila menyaksikannya kemungkinan pernah merasainya. Dali ni horbo adalah makanan seperti tahu yang dibuat dari susu kerbau alami.

Baca Juga: Makanan Khas Banten Yang Rekomended

Susu kerbau diolah dengan menambah air garam selanjutnya digabung sama air perasan daun pepaya. Sesudah didiamkan lumayan lama karena itu susu akan makin mengental dan mengendap. Pengendapan berikut yang memiliki bentuk serupa dengan tahu sutra.

Berlainan dengan tahu yang umumnya dimasak lebih dulu untuk menikmatinya, makanan ini tak perlu dimasak alias siap untuk dikonsumsi. Rasanya? Nikmat, halus, lumer di mulut, dan tentunya banyak kandung protein hewani, vitamin, dan mineral yang didapat dari susu kerbau alami. Makanan ini kerap dihidangkan bersama-sama dengan makanan ciri khas Batak yang lain yaitu arsik.

Itak Gurgur

Itak gurgur terhitung cemilan simpel yang dapat dibikin dalam kurun waktu yang cepat. Makanan kerap dihidangkan saat bergabung dengan keluarga atau kehadiran tamu di tempat tinggalnya. Itak gurgur dibuat dari adonan itak yang digabungkan dengan parutan kelapa muda dengan gula pasir dan air panas.

Sesudah tercampur seluruh selanjutnya adonan dibikin dengan dikepal-kepal seperti membuat mendol bila di Jawa. Kalau sudah tercipta bundar lonjong 1/2 gepeng selanjutnya dikukus sesaat sampai nampak kering. Kemudian baru dapat dihidangkan. Gurgur berarti membara hingga makanan ini dipakai selaku penyemangat beberapa pejuang sebelumnya untuk menyingkirkan penjajahnya.

Untuk jaman saat ini makanan ini dibikin untuk penyemarak saat sedang bergabung dengan keluarga atau rekan. Tidak boleh tanya rasanya sebab akan berasa nikmat dan legit di mulut.

Lapet

Makanan ciri khas Batak selanjutnya ialah lapet. Proses pengerjaan makanan ini tidak susah sebab dari beberapa bahannya benar-benar gampang diketemukan. Lapet sendiri ambil dari langkah membuntelnya yang dilipat-lipat memakai daun pisang.

Lapet memiliki wujud seperti limas segiempat atau seperti nasi buntel biasanya. Bahan pengerjaan lapet terbagi dalam tepung beras, parutan kelapa yang tidak begitu muda dan tidak begitu tua, selanjutnya digabung memakai gula aren atau gula merah.

Seterusnya sesudah dibuntel, kue lapet di kukus sampai keluarkan wewangian harus dari kue dan pembungkusnya. Kue ini kerap dihidangkan pada upacara tradisi suku Batak. Rasanya yang manis dan renyah benar-benar pas disajikan bersama kopi ciri khas Batak atau teh saat lagi panas.

Ombus-Ombus

Ombus-ombus memiliki makna embus-hembus sebab waktu mengkonsumsinya ada rasa panas dari dalamnya.  Namun yang membandingkan ialah formasinya.

Bila pada lapet gula aren digabung langsung dengan adonan, karena itu ombus-ombus menempatkan gula aren atau gula merah cuman pada bagian tengahnya saja. Gula aren itu selanjutnya dibuntel dengan adonan tepung beras dan parutan kelapa.

Sesudah dibuntel dengan daun pisang baru selanjutnya dikukus sampai masak. Makanan ini terhitung cemilan harus dalam tiap acara tradisi Batak. Sering warga Batak terutamanya ibu-ibu akan pundak membahu untuk bikin makanan tradisionil ini.

Kacang Sichobuk

Nama sichobuk benar-benar diambil dari nama dusun Sichobuk yang ada di Sumatera persisnya di daerah suku Batak. Kacang ini jadi makanan ciri khas Batak hanya karena diketemukan di daerah itu. Sepintas benar-benar tidak ada yang spesial dari makanan ini namun bila ditelaah lebih kembali dari sisi rasa dan berwarna telah ada ketidaksamaan.

Kacang yang dipakai diputuskan dengan pas untuk memperoleh kacang yang berisi padat. Selanjutnya kacang akan dipendam pada bumbu asinan yang selanjutnya proses mengolahnya dengan disangrai memakai pasir panas dalam kuali.

Rasanya lebih renyah serta lebih nikmat dibanding dengan kacang yang lain. Kacang sichobuk bisa jadi selaku oleh-olehan dari Batak sebab banyak pusat oleh-olehan yang menjualnya.

Tipatipa

Tipatipa terhitung ke dalam camilan sebab banyak dihidangkan selaku rekan waktu minum teh atau kopi dengan keluarga. Tipatipa dibuat dari olahan padi yang sudah tua hingga makanan ini memiliki kandungan karbohidrat yang serupa dengan beras.

Adapun langkah membuat dengan memendam padi sepanjang dua hari di air bersih. Sesudah usai selanjutnya dibikin bersih sampai dipilih padi yang mempunyai isi prima. tahap selanjutnya ialah disangrai pada kuali sampai warna kecoklat-coklatan.

Saat lagi panas padi ditumbuk pada kondisi panas hingga beras yang ada didalamnya jadi gepeng. Sesudah ditumbuk selanjutnya ditampi sampai beras dan kulitnya terpisah. Sesudah itu baru tipatipa bisa dicicipi dengan prima. Rasa yang ada di tipatipa ialah gurih hampir serupa dengan rasa rengginang di Jawa.

Sasagun

Sasagun dapat disebut jadi cemilan ciri khas yang tidak berbeda jauh dengan tipatipa. Namun sasagun tidak dibuat dari padi saja tetapi digabung dengan parutan kelapa dan gula aren. Seringkali warga Batak menambahnya dengan bermacam buah-buahan yang lagi musim disitu misalnya nanas, durian, pepaya, dan jeruk untuk menambahkan cita-rasanya.

Untuk memperoleh struktur sedikit kasar dapat ditambah dengan remahan kacang. Seluruh bahan itu disanrai sampai membuat warna kecoklat-coklatan dan kering. Sasagun pas jadi rekan nikmati cantiknya sore hari bersama sajian teh ciri khas Batak. Atau bila malas membuat banyak pedagang keliling yang menawarkannya di Sumatera.

Sira Pege

Bersamaan dengan perubahan jaman, makanan ciri khas Batak ini mulai susah untuk diketemukan. Walau sebenarnya dapat disebut jika makanan ini benar-benar gampang dan simpel dalam pembikinannya. Sira pege dulu adalah menu harus saat melahap ikan pada keadaan mentah. Hampir serupa dengan sushi yang berada di Jepang.

Langkah makannya dengan kunyah ikan lebih dulu selanjutnya baru masukkan sira pege dalam mulut. Sira pege memiliki makna garam dan jahe selaku bahan intinya. Walau dalam performa atau pembikinannya masih dipakai bahan yang lain seperti bawang merah dan bawang putih dan cabai.

Tetapi rasa asin dan hangatnya jahe memimpin rasanya. Sekarang ini banyak yang membuat sira page dengan menambahkan langsung ikan mentah dalam ptongan kecil-kecil selanjutnya diurap dengan sira pege sambil disiram dengan asam cuka supaya ikan cepat masak.

Gadong

Kue gadong jadi makanan ciri khas Batak yang populer dengan rasanya dan memiliki bentuk. Benar-benar tidak ada yang spesial dari memiliki bentuk namun bila dilihat sepintas memiliki bentuk serupa dengan perkedel kentang. Bahan yang dipakai untuk bikin makanan ini tidak susah bahkan juga serupa dengan lapet. Perbedaannya bila lapet dikukus karena itu gadong dibikin dengan dimasak.

Kue ini bisa bertahan dalam periode waktu lama dan pas untuk dihidangkan saat lagi panas. Bahkan juga beberapa perusahaan di daerah Batak membuatnya selaku oleh-olehan untuk pengunjung yang tiba ke sana.

Bila pengin membuat sendiri karena itu triknya benar-benar gampang yaitu dengan menambahkan tepung beras, parutan kelapa, dengan gula aren atau gula merah sampai tercampur selanjutnya tinggal dimasak saja.

Mie Gomak

Bila Italia memiliki makanan uniknya yaitu spaghetti karena itu Indonesia bisa juga tampilkan makanan semacamnya yaitu mie gomak dari Batak. Langkah penyuguhan mie ini seperti spaghetti yaitu menambah bumbu di atas mienya.

Mie yang dipakai dapat memproses sendiri atau langsung membeli. Namun dari bumbunya sudah pasti memiliki keunikan tertentu. Rasa pedas dari andaliman pasti jadi keunikan intinya. Ditambah lagi bumbu rempah yang dibikin sampai berupa kental akan menambahkan cita-rasa mienya.

Mie gomak banyak dipasarkan di beberapa daerah di Indonesia hingga tidak susah untuk mendapatinya. Namun bila pengin rasakan kesan lebih nikmatnya karena itu lebih bagus untuk tiba langsung ke daerah suku Batak di Sumatera.

Dengke Mas Na Niura

Pernah makan sushi? Orang Batak punyai sushi ciri khas Indonesia yang namanya dengke mas na niura. Perbedaannya ialah pada bumbunya yang memakai rempah alami ciri khas Indonesia yang kuat. Penyuguhannya pun tidak berbeda jauh dengan sushi yaitu mengiris potongan daging ikan yang fresh selanjutnya sisi atasnya dibaluri dengan bumbu rempah spesial.

Untuk proses masaknya cuman memakai asam. Adapun ikan yang dipakai ialah ikan nila, ikan mujaer, dan ikan mas. Seringkali dengan memakai ikan gurame dan ikan laut yang lain. Makanan ciri khas suku Batak ini bahkan juga telah populer di negara tetangga dan banyak yang ingin menikmati rasanya dan memperbandingkannya dengan sushi yang dari Jepang.